Categories
Parenting

Kejadian DG Dipengaruhi Oleh Jenis Kelamin Janin

TANGGAPAN PAKAR: Memang ada suatu penelitian retro spektif (studi yang didasarkan pada ca tatan medis, mencari mundur sampai waktu peristiwanya terjadi di masa lalu) yang mendapatkan mamil yang me ngandung janin laki-laki memiliki tingkat resistansi insulin lebih tinggi diban dingkan dengan yang mengandung janin perempuan.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Lebih jauh peneliti an ini juga menemukan, mamil yang mengan dung janin laki-laki memiliki risiko 1,3 kali untuk menderita DG dibandingkan mamil yang mengandung janin perempuan. Namun, secara teoritis peneliti belum dapat menjelaskan mekanisme pasti temuan ini. Secara pasti penelitian belum dapat menjelaskan bagaimana jenis kelamin dapat memengaruhi terjadinya DG. Namun, diperkirakan hal ini disebabkan oleh beberapa hal, yaitu adanya pengaruh kromosom Y melalui senyawa yang belum diketahui terhadap hormon plasenta, seperti laktogen dan prolaktin.

Hormon plasenta ini berperan meningkatkan resistansi insulin dan berkurangnya kompensasi terhadap pe ningkatan gula darah pada mamil yang mengandung janin laki-laki ter sebut. Cara meminimalkan risiko DG tetap dengan mememodifikasi gaya hidup melalui olahraga dan mengonsumsi diet sehat yang telah dianjurkan.

# Mamil dengan DG perlu mengonsumsi probiotik. Studi yang dilakukan University College Dublin menemukan manfaat mengonsumsi probiotik selama hamil, terutama bagi para mamil yang mengidap DG. Dari penelitian ditemukan, pemberian probiotik secara teratur pada mamil de ngan toleransi glukosa yang abnormal, tidak bisa membantu mengendalikan kadar gula darah. 1amun terlihat perubahan yang signifi kan pada kadar kolesterol LDL dan kolesterol total. Dari studi ini terlihat, probiotik memiliki peran penting dalam memperbaiki prRfi l metabRlisme selama kehamilan se hingga para mamil dapat terhindar dari risiko sindrom metabolisme maupun penyakit kardiovaskular.

TANGGAPAN PAKAR: Suatu penelitian systematic review dengan mengkaji beberapa penelitian yang dilakukan terhadap perempuan hamil sehubungan dengan penggunaan probiotik mendapatkan bahwa probiotik ber man faat terhadap mamil dalam hal me nurun kan resistansi insulin, mencegah preeklamsia, dan menurunkan risiko terjadinya DG. Hal ini mungkin berhubungan dengan khasiat probiotik dalam meme ngaruhi sistem imun dan produksi sitokin-sitokin proinflamasi senyawa-senyawa yang bersiIat memicu peradangan  (proinflamasi).

Senyawa-senyawa itu memperburuk terjadinya resistansi insulin sehingga menyebabkan peningkatan gula darah. Pemberian probiotik di sisi lain berperan meningkatkan kadar antioksidan di dalam darah, contohnya GSH (glutation) yang berguna untuk menurunkan peradangan tersebut (menurunkan stres oksidatif ), sehingga diharapkan memper baiki resistansi insulin dan sekaligus memper baiki gula darah. Temuan ini tentu saja masih membutuhkan penelitian-penelitian lain untuk mengungkapkan bagaimana mekanisme kerja probiotik dalam mencegah DG dan resistansi insulin terebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *