Categories
Parenting

Main Dimana di Musim Hujan Bag2

Menyediakan berbagai macam alternatif permainan, akan memberikan anak ragam aktivitas yang berbeda, sehingga ia juga akan lebih “kerasan” di dalam rumah. Letakkan mainan di tempat-tempat yang mudah dijangkau, sehingga mudah bagi anak untuk memulai permainan. “Anak biasanya akan lebih excited jika memiliki ‘wilayah kekuasan’ sendiri, dimana mereka dengan bebas dan mudah menemukan barang-barang yang akan digunakan untuk bermain,” tutur Tri.

“ lowongan kerja perawat dengan program FSJ Jerman gratis untuk lulusan SMA “

Pantau secara berkala apakah batita sudah mulai jenuh dengan suatu permainan tertentu. Bila ya, tawarkan bentuk permainan baru atau kreasi baru dari permainan yang sedang dimainkan. Batita biasanya mudah jenuh dengan permainan yang memerlukan waktu lama, sehingga penting bagi orangtua untuk merancang permainan yang tidak terlalu rumit, namun merangsang rasa ingin tahu anak. Yuk, intip permainan apa saja yang bisa kita kenalkan!

Bermain dengan Kertas Kita hampir tak pernah kehabisan cara untuk memainkannya benda yang satu ini. Mama Papa dapat mengajak batita melakukan berbagai kegiatan, dari menggambar, mewarnai, hingga merobek, dan menempel kertas. Untuk kegiatan mewarnai, jika kita tak mahir menggambar, saat ini di berbagai media sosial tersedia banyak gambar kosong yang siap diwarnai.

Atau, kalau mau lebih unik lagi, siapkan sendiri gambar yang akan diwarnai si kecil dengan menjiplak gambar lain. Pilihan gambarnya bisa disesuaikan dengan kesukaan anak sehingga ia tak cepat bosan dengan kegiatan ini. Aktivitas mewarnai ini akan memerlukan alat bantu seperti pensil warna. Batita akan lebih mudah menggunakan krayon, karena lebih lembut daripada pensil warna.

Jangan kecewa bila goresan warnanya “melencer” ke sana kemari. Untuk menambah stimulasi pada anak dapat pula digunakan kuas dan cat warna. Batita dapat belajar macam-macam warna dan belajar men campur dua atau lebih warna untuk mendapatkan warna yang lain. Jika Mama Papa khawatir cat akan mengotori perabot atau baju anak, jangan lupa sediakan celemek plastik yang dapat digunakan oleh anak, serta alas plastik untuk area bermainnya. Dengan cat warna, batita juga dapat diajak membuat cetakan tangannya.

Categories
Parenting

Main Dimana di Musim Hujan

Musim hujan telah tiba. Mau main di luar, takut sakit. Main apa di dalam rumah, ya?  Musim hujan begini, apa boleh buat, Mama Papa harus putar otak mencari permainan dalam rumah yang cukup menantang untuk buah hati. Manfaat bermain di tempat terbuka, biasanya terkait dengan perkembangan motorik kasar, sementara permainan dalam ruangan, lebih banyak bermanfaat untuk mengasah motorik halus.

“ mengenal apa itu ausbildung Jerman dan bagaimana syaratnya kerja di Jerman “

Tentu, keduanya sama-sama harus dipelajari dan dikembangkan oleh si kecil. Selain menstimulasi kreativitas, per mainan dalam ruangan juga memberikan alternatif lain bagi anak untuk belajar berbagai konsep baru seperti tentang warna, bentuk, dan lainnya. Dengan memiliki berbagai macam alternatif aktivitas yang dapat dilakukan di dalam ruangan, batita akan lebih merasa nyaman dan “betah” di rumah. Tentu, bermain di mana pun, yang paling baik adalah berinteraksi dengan mama papanya.

Psikolog Tri Kurniawati Ambarini mengatakan, bermain merupakan media yang baik bagi orangtua dan anak untuk menghabiskan waktu bersama. “Baik bermain indoor ataupun outdoor, akan lebih baik jika didamping oleh orangtua. Keterlibatan kita dalam kegiatan bermain anak akan meningkatkan kelekatan dengan buah hati,” ujarnya. BERMAIN VS DISIPLIN Baik di dalam maupun di luar ruangan, waktu untuk bermain harus disesuaikan dengan waktu yang diperlukan batita untuk melakukan kegiatan lainnya, seperti tidur dan makan.

Meskipun bermain adalah hal yang mengasyikkan bagi batita, kita tetap harus mengajarkan disiplin padanya. Salah satu caranya dengan membagi waktu bermain dan waktu untuk kebutuhan lainnya. Misal, bermain dilakukan setelah makan pagi dan menjelang tidur siang, kemudian dapat dilanjutkan lagi setelah batita bangun tidur dan makan siang.

“Jangan sampai waktu bermain mengambil waktu batita untuk beristirahat atau untuk makan,” tegas Tri. Tri juga menegaskan, lebih baik bermain tidak dilakukan bersamaan dengan waktu makan. “Penting untuk mengajarkan kedisplinan waktu sejak batita, sehingga mudah bagi mereka untuk mengelola kegiatan yang akan dilakukan sejalan dengan pertambahan usia,” ujarnya. AWAS BOSAN! Tantangan lain dalam permainan di dalam ruangan adalah menghindari rasa bosan.

Categories
Berita

Jurus Silat Dua Koreografer Bag4

Gagasan itu muncul karena Eko dan Ali punya karya tari berbasis gerakan silat, dan keduanya belajar silat sejak kecil. Adapun Ali Sukri menyajikan tarian berjudul Tonggak Raso. ”Tonggak raso artinya fondasi rasa atau jiwa. Silat itu berbicara dengan rasa agar kewaspadaan tak hilang,” katanya. Tonggak Raso memakai properti enam meja berangka besi. Setiap meja dengan total delapan kaki pada dua sisi, berpapan cermin bolak-balik. Sebagian besar kacanya retak dipakai berlatih sehingga banyak ditempeli lakban hitam. ”Kaca itu sebuah pantulan bayangan rasa di dalam tubuh,” ujar koreografer kelahiran 1978 itu. Meja kaca tersebut di awal pertunjukan dikelilingi penari yang duduk bersimpuh.

Categories
Tech

Seluk Beluk Dana USO ala Fin888

Seluk Beluk Dana USO ala Fin888 – Dana USO adalah dana yang dipotong 1,25% dari pendapatan kotor operator telekomunikasi di indonesia. dana USo dikumpulkan tiap kuartal. Tiap tahun, dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp 1 triliun. hingga awal 2014, telah terkumpul Rp5,08triliun di Badan penyedia dan pengelola pembiayaan Telekomunikasi (Bp3Ti) Kementerian Komunikasi dan informasi. pemerintah kemudian mengeluarkan regulasi pada 2007 agar operator di indonesia menyisihkan pendapatannya guna kepentingan publik. dana USo konsekuensi dari negara yang menjadi bagian iTU (international Telecomunication Union).

Belakangan, dana ini dibekukan karena muncul kritik atas penggunaan dana yang tidak tepat sasaran dan adanya dugaan penyalahgunaan akibat mekanisme yang tidak transparan di Kemenkominfo. . dinilai bermasalah, dpR Ri lantas membentuk panitia Kerja (panja) program pLiK dan Mobile pLiK. panja berpendapat proyek ini dapat disebut gagal sebab banyak penyalahgunaan. Alat yang dibeli juga banyak yang tidak sesuai dengan spesifikasi. Untuk program itu, dana USo yang terpakai adalah Rp 900 miliar. dengan palapa Ring, mulai 2019 ditargetkan prasarana pita lebar sudah menjangkau 71 persen rumah tangga (20 megabita per detik/ Mbps) dan 30 persen populasi.

Prasarana pita lebar diharapkan bisa menjangkau 49 persen rumah tangga (10 Mbps) dan 6 persen populasi serta akses bergerak ke 52 persen populasi. Total anggaran yang diperlukan dalam proyek ini sebesar Rp 278 triliun. Ketika jaringan selesai digelar, rencana besar pemerintah berikutnya adalah membuat data center nasional. dengan demikian, penerapan e-pemerintahan oleh pemerintah daerah atau kementerian tidak perlu membangun data center sendiri-sendiri, mengurangi kompleksitas dan biaya. Meski demikian perlu pengamanan ekstra ketat.

Printer Mini 3D The Micro Printer 3D ini hanya memiliki tinggi 20 cm dan dapat dihubungkan ke PC melalui USB. Printer ini dapat memproses ABS bekerja sebaik PLA plastik dengan kete balan lapisan minimal 0,05 mm (setara dengan perangkat yang harganya jauh le bih mahal). Website printm3d.com Jumlah donatur 11.855 Target US$ 50.000 Penerimaan US$ 3.401.361 Harga/ongkos kirim US$ 350 Ketersediaan Februari 2015.

Sumber : https://net89.net/