Categories
Parenting

Founder TigaGenerasi Bag2

Online dan Offline

TigaGenerasi rutin menyampaikan ilmu-ilmu dan informasi penting mengenai parenting, juga kesehatan anak dan orangtua, khususnya kehamilan. TigaGenerasi memiliki tenaga profesional sebanyak 13 psikolog (keluarga, anak, klinis, digital parenting, pendidikan, dll.) serta 3 dokter (dokter anak, kebidanan dan kandungan, spesialis jantung, dan sebentar lagi akan bergabung dokter gigi).

Baca juga : Kerja di Jerman

Support system ini bergerak di dua lini, yakni online (digital) dan offline “Di website dan sosial media, TigaGenerasi rutin menyampaikan ilmu-ilmu dan informasi penting mengenai parenting, juga kesehatan anak dan orangtua, khususnya kehamilan,” paparnya. Forum diskusi di dunia maya pun, tak terkecuali forum diskusi untuk para pakar, terus dibangun dan dihidupkan. “Contoh, saat terjadi bom di Jakarta beberapa waktu lalu, kami membahasnya di forum psikolog.

Pembahasannya antara lain, layak tidak anak-anak mengonsumsi berita-berita bom. Nah, hasil dari diskusi tersebut akhirnya bisa kami tindak lanjuti dengan dibuatnya sebuah infografik menarik yang disebarkan lewat media sosial.” Esok harinya, infografik itu sudah tersebar di media mainstream nasional, termasuk televisi. TigaGenerasi pun menyediakan Forum tanya jawab dengan pakar di bidangnya.

“Untuk konsultasi, kami mempunyai layanan konsultasi online dan tatap muka, dari konsultasi tumbuh kembang, kesiapan sekolah, tes IQ, tes minat bakat, pemeriksaan psikologis, hingga CSR untuk kantor-kantor atau lembaga.” TigaGenerasi pun mempunyai support system offline melalui program kunjungan ke sekolah, kunjungan ke rumah, seminar atau workshop keluarga, dan baby home care. Dari situ, Ui berharap di Indonesia jangan ada lagi orangtua yang galau lantaran tidak menemukan jawaban dari permasalahaan tumbuh kembang dan kesehatan anaknya.

Berempati Pada Anak Salah satu kunci memahami perilaku anak adalah dengan berusaha memahami apa dan bagaimana perasaan anak serta mencari tahu apa penyebab anak berperilaku negatif. Cobalah mendengarkan anak dengan saksama untuk menemukan penyebab perilakunya dan membantunya melewati masa-masa sulit. Kadang pelukan hangat pun cukup untuk menghentikan perilaku negatif anak. Setelah tenang, barulah kita membicarakan mengapa anak berperilaku demikian.

Sumber : https://maxfieldreview.com/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *