Categories
Berita

Inspirasi Alam Motif Jawan Bag3

Pada masa kolonial hingga 1960-an, perak yang diolah berasal dari koin zaman Belanda yang dilebur. Saat itu yang menonjol adalah kerajinan emasnya. Perak hanya menjadi alternatif untuk golongan kurang mampu atau sebagai alat upacara. Keadaan berubah setelah turis berdatangan. Mereka justru lebih meminati perak. Bersamaan dengan itu, bahan baku perak mulai memasuki pasar Bali dan umumnya dipasarkan pedagang Tionghoa di Denpasar atau Singaraja.

Kualitas bahan baku yang lebih bagus membuat perhiasan bisa berpadu dengan permata, intan, dan emas. Sampai akhirnya perajin bisa mengakses perak produksi PT Aneka Tambang yang kadarnya terjamin. Hanya, harganya mahal sehingga pasar perak tradisional yang berasal dari penambangan liar tetap mendapat tempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *