Categories
Berita

 Catat inilah Cara Mencegah Penyakit Difteri Ini Pada Anak

Pada tahun 2017 lalu penyakit difteri kembali muncul dan menyebar di Indonesia.

Bahkan pada tahun tersebut bakteri difteri telah memasuki 20 kota propinsi di Indonesia.

Hindari penyakit difteri pada anak sejak dini, cara mencegah penyakit difteri bisa dilakukan dengan vaksin, lalu bagamanakah caranya berikut 4 cara mudahnya

Langkah pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut pun cukup cepat dan telah mengkatagorikan penyakit difteri sebagai wabah berbahaya dalam Kejadian Luar Biasa (KLB).

Apakah Penyebab Penyakit Difteri?

Penyebab dari penyakit difteri berasal dari Corynebacterium yang akan menyerang bagian tenggorokan, kulit dan hidung.

Penyebarannya sangat cepat hanya melalui udara ketika seseorang yang telah terinfeksi baktu atau bersin. Maka orang lain yang terkena kontak langsung melalui orang tersebut akan terserang penyakit.

Penyakit ini paling cepat menyerang anak-anak, tidak ingin anak Anda terkena penyakit difteri maka Anda harus mengenali gejalanya sehingga dapat melakukan pengobatan dini serta pencegahan yang tepat.

Jika anak atau saudara Anda merasakan radang tenggorokan, kesulitan untuk bernafas, demam tinggi hingga menggigil, berbicara melantur bahkan batuk yang sangat keras maka itu adalah gejala awal dari penyakit difteri.

Jika Anda tidak mengatasinya dengan berobat ke dokter penyebaran bakteri akan sampai pada jantung, ginjal, saraf otak dan jaringan tubuh yang awalnya sehat.

Kebanyakan orang khususnya anak-anak tidak sadar bahwa dirinya telah terinfeksi bakteri ini sehingga sebagai orang tua Anda harus waspada dan memperhatikan tingkah laku anak Anda.

Untuk memperhatikan pgejala awal penyakit difteri pada anak Anda perlu melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Ukur suhu tubuh anak, demam tinggi bisa mencapai 38 derajat celcius
  • Cek tenggorokan apakah terlihat selaput warna abu-abu dan anak Anda mengalami berdarah saat batuk
  • Anak merasa nyeri saat menelan ludah
  • Adanya pembengkakan kelenjar getah bening
  • Anak mengorok saat tidur dan kesulitan untuk bernafas

Jika anak Anda sudah mencapai batuk berdarah maka Anda wajib memeriksakannya ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Dokter akan melakukan isolasi mengingat penyebaran penyakit ini sangat cepat. Jangan remehkan penyakit ini karena dapat mengakibatkan kematian.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *