Categories
Berita

Stop Bully Atau Masuk Bui

Setelah berdiskusi hampir lima jam, Henry Subyakto dan timnya baru menyepakati isti lah itu. ”Kami memakai ’perundungan’ sebagai pengganti cyber bullying,” kata Henry, ketua tim pemerintah untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, ketika menceritakan rapat itu pada Kamis pekan lalu. Henry dan kawan-kawan memasukkan kata baru tersebut dalam rapat dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa pekan lalu.

Dalam rapat sehari sebelumnya, sejumlah anggota Komisi Informasi, Pertahanan, dan Luar Negeri itu mempersoalkan pasal 29 draf revisi undang-undang ini. Pasal 29 memuat ketentuan tentang pengiriman pesan elektronik berisi ”ancaman” atau upaya ”menakut-nakuti”. Ancaman hukuman atas pelanggaran pasal itu tak main-main: 12 tahun penjara. Sejumlah anggota DPR menganggap ancaman hukuman itu terlalu berat.

Categories
Berita

Jalur Pintas Haji Ilegal Bag10

Huda mengaku mengetahui jalur haji tanpa antre dari Andi, orang Jakarta yang mengaku bekerja di biro perjalanan Ramona. Huda membayar US$ 8.500 per calon anggota jemaah kepada Andi. Dari setiap anggota jemaah, Huda memungut biaya US$ 10 ribu. Huda mengaku tak tahu di mana Andi berkantor. Bila ke Jakarta, Huda biasanya bertemu dengan dia di Bandara SoekarnoHatta.

Ketika meyakinkan Huda, Andi menyebutkan punya kenalan seorang tokoh agama asal Filipina bernama Syekh Rosyidi. Menurut Andi, Rosyidi sudah berkalikali memberangkatkan jemaah haji asal Indonesia melalui Filipina. Dihubungi berulang kali ke nomor telepon selulernya, Andi tak menjawab. Ia pun tak membalas pesan pendek yang dikirim Tempo.

Categories
Berita

Pengembaraan Sardono Ke Papua Bag4

Mengamati latihan berbulan-bulan di Kemlayan dan lantai dua restoran Kusuma Sari—restoran milik keluarga besar Sardono yang menjual steak lidah murah tapi nikmat di Surakarta—Sardono memang tak menyusun dramaturgi sedari awal. Bagian awal, tengah, dan akhir tidak ia desain. Anak-anak Papua itu dibiarkan berjam-jam bergetar di atas wajan. Lalu, pada momen tertentu, ia berdiskusi. Cara kerja Sardono sangat intuitif, berdasarkan kepekaan melihat proses. ”Saya tidak memberi instruksi, hanya memberi stimulan untuk kemudian mereka berinteraksi sendiri,” ujarnya. Cara demikian juga dilakukannya di Teges pada 1970-an. Sardono tidak mendesain suatu tarian, tapi merangsang penduduk Teges menari menuruti respons batin sendiri.

Categories
Berita

Pengembaraan Sardono Ke Papua Bag3

Tony meniti palang besi, yang bila terpeleset sedikit saja akan membuatnya tewas. ”Sardono menyebut tubuh saya tubuh doa,” kata Tony. Bergaul dengan anak-anak Papua itu lalu membuat Sardono menemukan ide untuk mendaur ulang karyanya pada 2003: Nobody Body. Karya itu menggunakan medium wajan besar. Kini Sardono melihat otototot kaki dan tubuh anak Papua itu bila bergerak bebas di atas wajan akan menimbulkan efek yang tak terduga. ”Di wajan yang bergoyanggoyang itu, tubuh teman-teman Papua mempresentasikan suatu titik yang tak stabil. Tubuh yang selalu dalam posisi survival.”

Categories
Berita

Migrasi Rumah Kerang Bag4

Dengan teknik ini, struktur besi yang ditanam di dalam laut dapat bersalin rupa menjadi rumah bagi terumbu karang, cumi-cumi, kerang, dan ikan. Struktur dari besi berperan sebagai ka toda yang dialiri listrik negatif tegangan 2 volt berdaya 120 ampere. Asupan listrik berasal dari panel surya.

Dipadukan dengan anoda dari bahan titanium, tercipta lah proses elektrolisis yang memecah kan dungan air laut menjadi hidrogen dan oksigen. Hanya dalam waktu 2 x 24 jam setelah dibenamkan di dasar laut, lapisan limestone akan menyelubungi struktur besi tersebut. Limestone adalah makanan bagi terumbu karang. Teknologi biorock terbukti mampu mempercepat pertumbuhan koral hingga tigalima kali waktu normal.

Categories
Berita

Sardono : Kamera , Papua , Dan Lelehan Cat Bag4

Para penari Papua itu kemudian menyajikan adegan kebersamaan. Di tiap sudut, tubuh mereka tumpuk-menumpuk di punggung melilitkan tali satu sama lain. Di tengah keriuhan, seorang lelaki sepuh berbadan tegap masuk dan merespons penyanyi Nyak Ina Raseuki, yang lebih dulu bereksplorasi suara. Lelaki itu adalah Chriestianus Serra Koirewoa, keturunan raja dari Kampung Serui, Waroten, Papua. Si lelaki menyanyikan sebuah senandung suci: ”Sampari sya syairoro. Sampari syana ande ndughamae. Sampari sya syairoro.” Arti senandung itu adalah di dalam perahu kecil ini aku mengukur keluasan laut yang tak terbatas, di dalam perahu kecil ini aku melintasi waktu sejak cahaya matahari benderang hingga menghitam dan mati.

”Nyanyian itu di Serui menggunakan bahasa yang disebut bahasa kulit kayu. Bahasa tua nenek moyang. Kami sendiri, anak-anak muda, tak lagi mengerti bahasa itu. Hanya feeling-nya yang masih terasa,” kata Serraimere Boogie Y. Koirewoa, salah seorang penari. Kemudian di akhir terdengar tembakan pistol. Samar-samar terdengar suara berita dibacakan di televisi. Mungkin kapal itu datang tak untuk menolong, tapi justru membunuh mereka.

Categories
Berita

Buruh Pabrik membeli Sportcar

Chevrolet mengklaim akselerasinya cukup 3,8 detik dari 0-100 km/jam. Berbicara akselerasi tentu tidak lepas dari transmisi. Mempunyai 8-speed otomatis, Che vro let menyediakan paddle-shift bila Anda ingin merasakan performa dahsyatnya. Saat kami coba berakselerasi dengan transmisi otomatis, perpindahannya terasa lembut dan tidak terasa jeda. Sementara ketika menggunakan paddle-shift, kendali penuh transmisi ada di tangan pengemudi.

Sensasi sportscar juga terasa ketika mendengar sayup-sayup raungan empat knalpot yang sejajar samar-samar terdengar ke dalam kabin. Ketika kaca dibuka, deru knalpot semakin jelas dan menambah gairah untuk memacu kencang mobil ini. Walaupun suara knalpotnya cenderung berisik, ketika kaca ditutup kesenyapan kabin tergolong baik. Soal kepraktisan jangan berharap banyak.

Meskipun ada glovebox di dasbor, ruang penyimpanan gelas alias cup holder sangat sedikit. Sehingga barang bawaan Anda mau tidak mau harus ditaruh di bagasi. Handlingnya sendiri terasa presisi dan mantap ketika berbelok. Tapi ground clearance yang rendah membuat pengemudinya harus ekstra hati-hati ketika melintasi polisi tidur. Sementara suspensinya tergolong keras, terasa guncangan ketika melewati jalan konblok.

Categories
Berita

Buruh Pabrik membeli Sportcar ini karena FIN888 Bodong

Buruh Pabrik membeli Sportcar ini karena FIN888 Bodong – Mendengar kata Chevrolet, mung- kin beberapa masyarakat Indonesia lebih memikirkan mobil penumpang seperti Captiva, Orlando, Spin maupun Trax. Itu tidak salah karena Chevrolet di pasar otomotif Indonesia belakangan ini fokus kepada mobil penumpang. Tapi di negara asalnya, Amerika Serikat, pabrikan berlambang dasi kupu-kupu ini mempunyai sportscar bernama Corvette yang memiliki sejarah panjang. Salah satu yang terbaru adalah Corvette C7 Stingray Coupe Z51.

Kami berkesempatan menguji mobil produksi 2015 ini dan di Indonesia dijual oleh Blinkz Blinkz Motors. Tampak depan, mobil ini mempunyai penampilan layaknya sportscar sangar. Kap mesin yang rendah dengan airduct menjadi salah satu tandanya. Lampu yang berbentuk pipih juga bagai menyiratkan mobil ini adalah mobil kencang. Chevrolet juga memasang saluran udara pada bagian depan di antara pintu dan ban serta bagian belakang di kaca samping.

Selain membuat tampilan lebih dinamis, saluran udara ini berfungsi untuk mendi nginkan pengereman ketika mobil melaju kencang dan juga meningkatkan aerodinamika mobil. Aura muscle car yang identik sebagai mobil Amerika terlihat pada Corvette C7 ini. Desain belakang menajam dengan lampu mengotak memberi kesan tegas. Bumper belakang berukuran besar dan lebar membuatnya terlihat kontras dari wajahnya. Masuk ke dalam kabin, kesan balap coba dimunculkan pada beberapa sisi. Seperti jok model racing yang sandaran kepalanya menyatu dengan bodi.

Ada unsur narsisme pada kabin Corvette C7 Stingray ini karena cukup banyak lambang Corvette dengan dua bendera berkibar di seantero kabin. Mulai dari setir, jok, hingga di bawah tombol AC. Penasaran dengan performanya, kami pun menyalakan mesin V8 berkapasitas 6.200 cc yang mampu menghempas kan tenaga 460 dk. Posisi duduknya terasa mantap dengan kaki setengah berselonjor dan visibilitas yang lebar. Bahan kulit Nappa yang menyelimuti setir membuatnya terasa mantap digenggam. Saat kami menginjak pedal gas, terasa sekali torsi sebesar 630 Nm menghempaskan badan menempel ke jok. Tenaganya yang besar begitu terasa, padahal kami hanya menginjak setengah gas bukan penuh.

Sumber : net89.net

Categories
Berita

Wajar Pemerintah Mencontoh Kami Bag10

Mudah-mudahan tahun itu ada satu produk dengan peran insinyur lokal lebih banyak dan kandungan lokal mendekati 100 persen. Bukan tak bisa lokal sepenuhnya, tapi ada beberapa komponen yang kalau dilokalkan tidak ada bedanya, seperti baut. Yang paling penting adalah siapa yang mendesain bodi, mesin, konsep. Namanya terserah.

Mana yang bikin kita lebih bangga: Agya dan Ayla yang bodinya didesain Mark Wijaya di Sunter (kantor pusat Astra di Jakarta Utara) atau namanya Kijang tapi buatan Jepang? Seberapa besar perbandingan bisnis otomotif dan non-otomotif di Astra? Bisnis Astra tetap 52 persen di roda dua dan roda empat. Ini core business kami. Tapi saya tidak ingin Astra dikenal hanya dari mobil dan motor.

Categories
Berita

Jurus Silat Dua Koreografer Bag4

Gagasan itu muncul karena Eko dan Ali punya karya tari berbasis gerakan silat, dan keduanya belajar silat sejak kecil. Adapun Ali Sukri menyajikan tarian berjudul Tonggak Raso. ”Tonggak raso artinya fondasi rasa atau jiwa. Silat itu berbicara dengan rasa agar kewaspadaan tak hilang,” katanya. Tonggak Raso memakai properti enam meja berangka besi. Setiap meja dengan total delapan kaki pada dua sisi, berpapan cermin bolak-balik. Sebagian besar kacanya retak dipakai berlatih sehingga banyak ditempeli lakban hitam. ”Kaca itu sebuah pantulan bayangan rasa di dalam tubuh,” ujar koreografer kelahiran 1978 itu. Meja kaca tersebut di awal pertunjukan dikelilingi penari yang duduk bersimpuh.