Categories
Parenting

Tahapan Persalinan Normal Bag2

Di fase aktif, frekuensi dan lama kontraksi akan terus meningkat secara bertahap. Jika kontraksi rahim baik, setiap jamnya pembukaan akan bertambah sekitar 1 cm. Kontraksi dianggap baik atau memadai jika terjadi tiga kali atau lebih dalam waktu 10 menit dan masingmasing berlangsung sela ma 40 detik atau lebih. Saat terjadi kontraksi, dari vagina Mama juga akan keluar darah, lendir, serta air ketuban (pembukaan di atas 5 cm). Jika ketuban pecah sebelum pembukaan mencapai 5 cm, dokter akan mengatakan terjadi ketuban pecah dini (KPD).

“ lowongan kerja magang ke Jepang gratis untuk lulusan SMA/SMK “ ~ upstory ~

KALA 2 Tahap ini disebut juga fase pengeluaran bayi. Kala 2 dimulai ketika pembukaan serviks sudah lengkap (10 cm) dan berakhir saat bayi sudah dilahirkan. Dokter atau bidan akan memastikan pembukaan sudah lengkap dengan cara melakukan pemeriksaan dalam atau melihat kepala bayi sudah tampak di vagina. Bila ini kelahiran pertama, proses pengeluaran bayi biasanya berlangsung sekitar 1,5-2 jam. 6ementara, bagi Mama yang sudah pernah melahirkan, kala 2 bisa terMadi dalam hitungan menit hingga dua jam.

Di fase ini, ketuban sudah pecah atau baru pecah spontan. Mama merasakan adanya peningkatan tekanan pada rektum dan vagina, karena posisi janin sudah berada di ujung jalan lahir. Kontraksi terjadi lebih sering, yaitu 3-4 kali tiap 10 menit. 6aat terMadi kontraksi, Mama akan merasakan munculnya dorongan ingin mengejan, tetapi harus ditahan sebelum dokter mengatakan Mama boleh mengejan.

Mama juga akan merasakan sensasi seperti terbakar pada perineum (area antara vagina dan anus), karena jaringannya telah meregang akibat dorongan janin. Dokter akan terus memantau penampakan kepala bayi melalui vagina. Terkadang dokter akan melakukan epi siotomi atau sayatan pada perineum untuk membuka jalan lahir bagi janin agar ia lebih mudah keluar.

Saat sebagian besar kepala bayi sudah terlihat (crowning), dokter akan menyuruh Mama untukw mendorong dengan kekuatan maksimal. Proses mendorong ini biasanya dilakukan beberapa kali sampai tubuh bayi keluar seluruhnya. Selamat, ya, Ma, si kecil sudah lahir! KALA 3 Fase ini terjadi setelah bayi lahir lengkap hingga plasenta keluar seluruhnya. Sekitar dua menit pascapersalinan, dokter akan memotong tali pusat. Sementara itu, proses pengeluaran plasenta sendiri biasanya berlangsung antara lima sampai 30 menit.

Categories
Parenting

Tahapan Persalinan Normal

Persalinan normal merupakan proses melahirkan paling ideal karena dilakukan secara alami. Artinya, bayi keluar melalui jalan lahir (vagina), tidak perlu menggunakan obat-obatan, risiko perdarahan kecil, dan proses pemulihan Mama berlangsung cepat. Selain itu, proses persalinan normal juga turut merangsang kelenjar susu untuk memproduksi kolostrum dan ASI yang diperlukan oleh bayi sejak ia dilahirkan.

“ info lengkap beasiswa kuliah di Jerman gratis untuk S2-S3 “ ~ upstory.org ~

Bayi yang dilahirkan secara normal pun, umumnya memiliki daya tahan tubuh yang kuat terhadap alergi dan risiko yang rendah untuk menderita asma. Saat kehamilan Mama memasuki usia 37 minggu, artinya janin sudah siap untuk dilahirkan. Di saat ini, Mama tinggal menunggu munculnya tanda tanda persalinan, seperti: kontraksi, ketuban pecah, pembukaan mulut rahim, dll. untuk memastikan bahwa waktu melahirkan sudah tiba.

Mama yang baru melahirkan untuk pertama kali, umumnya akan menjalani proses persalinan cukup panjang, sekitar 10-20 jam. 6ementara, Mama yang pernah melahirkan normal sebelumnya, biasanya melalui proses persalinan yang jauh lebih cepat, cukup bebera pa jam saja. Yuk, pahami seperti apa tahapan persalinan normal yang terbagi ke dalam empat tahap yang disebut Kala ini!

KALA 1 Tahap ini disebut juga fase pembukaan, karena merupakan waktu terjadinya pembukaan serviks (mulut rahim) dari nol hingga lengkap. Kala 1 terbagi lagi ke dalam dua fase, yaitu: Fase Laten Ini adalah saat terjadinya pembukaan mulut rahim dari nol sampai tiga cm. Proses ini berlangsung sejak awal kontraksi yang menyebabkan penipisan dan pembukaan serviks secara bertahap.

Umumnya, proses ini berlangsung selama delapan jam. Lebih dari itu, dokter akan meng anggap Mama tengah menjalani persalinan dengan kala 1 lama. Ada beberapa faktor yang me nyebabkan pembukaan mulut rahim berjalan sangat lambat sehingga kala 1 berlangsung lama, yaitu: – Kelainan letak janin, seperti: sungsang, melintang, presentasi muka, dahi, dan puncak kepala.

– Kelainan panggul, seperti: rongga panggul (pelvis) terlalu kecil dan cephalopelvic disproportion (CPD). – Kelainan his (kontraksi), yakni ketika kontraksi berlangsung lama (inersia uteri), terlalu kuat (inersia uteri sekunder), ataupun tidak terkoordinasi antara bagian atas, tengah, dan bawah (incoordinate uteri action). Fase Aktif Ini adalah saat terjadinya pembukaan mulut rahim dari empat sampai 10 cm (lengkap). Prosesnya berlangsung lebih cepat dibandingkan fase laten, yakni sekitar enam jam.

Categories
Parenting

Bantu Batita Mengembangkan Motoriknya

Si kecil dianugerahi energi yang melimpah ruah. Dia punya keinginan kuat, bahkan meluap-luap, untuk bergerak berkeliling, menyentuh dan mengambil benda-benda, serta mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya. Yuk, kita dukung eksplorasinya. “Anak-anak pada umumnya akan mengembangkan keterampilan fisik dalam urutan yang tidak dapat diprediksi. Tapi ada enam area dimana semua batita akan melakukannya, dan kita orangtua wajib mengetahui serta mendorongnya untuk mengeksplorasi,” demikian ujar Andrew Adesman, dokter anak dari rumah sakit Cedar Sinai di California dalam sebuah talkshow di CNN News-Health.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Seperti halnya bayi yang berguling sebelum ia akan merangkak, anak-anak batita yang “merambat” mengelilingi ruangan (bergerak dengan berpegangan dari satu benda ke benda lain) sebelum ia akhirnya dapat berjalan mandiri. Dan pada umumnya memanjat sebelum ia bisa melompat dengan kedua kaki. Rentang proses kemajuan anak ketika melewati urutan perkembangan semua itu sangat bervariasi. Meski begitu kita dapat membantu si kecil untuk mendorong perkembangan motorik batita, yang dibagi dalam enam area keterampilan berikut: 1. MENDORONG DAN MENARIK

Pada waktu si kecil belajar berjalan, mainan dorong-tarik adalah mainan sempurna untuknya. Mainan itu mengombinasikan keterampilan yang telah ia kembangkan, yaitu untuk bisa mendorong tubuhnya dari lantai dan untuk menarik dirinya ke posisi berdiri. Dengan keterampilan yang sangat diinginkannya, yaitu menggerakkan tubuhnya ke arah depan.

Mobil-mobilan serta truk mainan yang ukurannnya cukup besar yang bisa didorong ketika ia berdiri adalah pilihan baik. Carilah yang memiliki pegangan tinggi terbuat dari plastik kokoh dan kursi yang bisa diduduki. Mama juga dapat memberikan si kecil berupa kereta belanja plastik atau mainan dorong yang lainnya. Setelah si batita sudah mampu untuk menyeimbangkan diri dan berjalan, berikan ia mainan binatang dengan tali untuk ditarik dan diajak berjalan-jalan. 2. BERGOYANG DAN BERGULING

Setelah si kecil mengetahui bahwa kakinya merupakan bagian tubuh utama untuk bisa bergerak, dia akan senang menggunakan kakinya untuk menjelajahi dunia di sekitarnya. Di tahap usia ini, mainan kendaraan beroda besar adalah pilihan terbaik, dengan pusat gravitasi terletak di bagian bawah sehingga anak akan merasa lebih aman.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Categories
Parenting

Hal Tentang Bayi Yang Bikin Takjub Bag4

Hanya karena bayi Mama senang menunggu sampai 17 bulan sebelum melakukan langkah pertamanya bukan berarti dia tidak akan bisa berlari cepat ke arah Mama. “Putra saya tidak mau berjalan hingga ia berumur 15 bulan,” ujar salah seorang mama. “Saya tadinya mengira hal itu merupakan penanda kete rampilan atletiknya di masa depan, tapi ternyata sejauh ini dialah yang paling atletis di antara ketiga anak saya.”

“ Rekomendasi tempat kursus bahasa Jerman di Jakarta dan program beasiswa kuliah di Jerman untuk kuliah di sana “ upstory.org ~

Terkait perkembangan wicara, Ruth menjelaskan perkembangan wicara anak yang terjadi sejak dini terkadang bisa dikaitkan dengan prestasi akademis yang baik di kemudian hari, tapi hal itu tidak berlaku sebaliknya. Apabila si kecil terlambat bicara bukan ber arti ia tidak akan bisa menyelesaikan ulangan bahasa Indonesianya saat duduk di bangku kelas 3 SD. (Siapa yang tidak mengenal Einstein dan Einstein diketahui sebagai anak yang terlambat bicara). Gopnik mengibaratkan perkembangan bayi layaknya sistem dinamik nonlinear.

“Mama tidak mungkin bisa membuat prediksi yang spesifi k atas seseorang berdasarkan kapan mereka mencapai tonggak-tonggak perkembangannya. Hal itu tak ubahnya mencoba memprediksi cuaca 30 tahun yang akan datang.” Meski begitu, jika si kecil tidak mencapai tonggaktonggak perkembangannya sesuai panduan perkembangan yang umum berlaku, bicarakan hal itu dengan dokter anak Mama. (Bayi yang lahir prematur seringnya membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa mencapai tonggak-tonggak perkembangan). 5. Belajar lebih banyak lewat mengobrol.

Di toko mainan mana pun, Mama akan bisa menemukan beragam produk yang dirancang untuk mendorong perkembangan otak bayi. Selain itu, Mama juga bisa menemukan beragam jenis kelas olahraga dan musik khusus bayi di kota Mama. Mainan memang akan menghibur si kecil dan kelas-kelas itu merupakan cara sangat baik untuk bertemu orangtua lain, tapi apakah si kecil akan tertinggal dari bayibayi lain jika Mama tidak memberikannya mainanmainan itu atau memasukkannya ke dalam kelaskelas tadi? Jawabannya, tentu tidak! Tidak ada yang bisa menggantikan eksplorasi gaya kuno dan juga interaksi dalam membantu perkembangan intelektual bayi.

Categories
Parenting

Mendukung Pembentukan Organ

Di tiga bulan pertama kehamilan berlangsung pembentukan cikal bakal organ vital janin, seperti: otak, jantung, sistem saraf, dan rangka tubuh. Agar kandungan Mama senantiasa sehat dan janin bertumbuh dengan normal, diperlukan asupan nutrisi yang cukup, selain tentunya cara berpikir yang positif dan pola hidup sehat sepanjang kehamilan. Pada pemeriksaan kehamilan pertama, biasanya dokter akan meresepkan suplemen berupa vitamin dan mineral untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan janin.

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

Suplemen ini sebenarnya bersifat sebagaipelengkap dari asupan gizi yang sudah didapat mamil dari makanan sehari-hari. Mengapa mamil perlu mengonsumsi suplemen? Karena, asupan gizi yang didapat dari konsumsi makanan harian biasanya tidak mampu mencukupi kebutuhan nutrisi Mama yang meningkat semasa hamil dan akan diserap oleh janin. Sementara, beberapa penelitian menyebutkan, kekurangan asupan sejumlah vitamin dan mineral penting di saat hamil dapat memperbesar risiko terjadinya keracunan kehamilan (preeklamsia dan eklamsia), kelainan kongenital, berat lahir bayi rendah, serta meningkatnya kemungkinan melahirkan secara sesar.

Bolehkah Beli Sendiri?

Pada umumnya, semua vitamin yang dibutuhkan mamil dijual bebas dan mudah dibeli di berbagai toko dan apotek. Namun, Ashlesha Dayal, MD, profesor bidang obstetri danginekologi serta kesehatan perempuan di Montefi ore Medical Center di Bronx, New York, menganjurkan mamil untuk mengonsumsi vitamin sesuai resep dari dokter. Mengapa? Ini alasannya, Ma: • 9itamin yang diMual bebas tidak semuanya dikhususkan untuk mamil sehingga takarannya bisa jadi tidak sesuai dengan kebutuhan harian mamil (terlalu banyak atau terlalu sedikit).

  • 7erkadang, satu Menis Yitamin digabungkan dengan vitaminjenis lain (multivitamin) yang bisa jadi tidak terlalu dibutuhkan oleh mamil. • 6ebagian Yitamin memiliki kandungan herbal yang belum tentu aman bagi janin. Vitamin yang diresepkan oleh dokter obgin biasanya sudah memiliki takaran yang pas untuk dikonsumsi harian oleh mamil. Dengan begitu, kita tidak perlu repot-repot lagi menghitung-hitung dosis aman konsumsi suplemen sebagaimana jika membelinya sendiri di toko atau apotek. Jadi, Ma, ingat selalu, ya untuk meminta resep pada dokter bila Mama merasa membutuhkan suplemen vitamin tertentu.

Sumber : https://eduvita.org/

 

Categories
Parenting

Seputar Puasa Dan Gizi Bag2

¦ Adakah tip khusus mengenai cara memasak (digoreng, direbus)? Cara memasak yang sehat adalah dengan dikukus, terutama pada saat sahur supaya tidak memberatkan kerja lambung. Selain itu, makanan yang digoreng membuat kita lebih cepat merasakan haus. Saat menggoreng selalu menggunakan minyak goreng yang baru, karena minyak goreng yang sudah mengalami beberapa kali pemanasan bersifat karsinogenik yang sangat berbahaya bagi tubuh.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

¦ Bagaimana mengatur jadwal olahraga agar tidak dehidrasi? Olahraga yang tepat saat berpuasa adalah aktivitas gerak tubuh yang sesuai dengan kondisi saat berpuasa, bisa berupa jalan kaki santai dan relaks yang dilakukan kurang lebih 30 menit. Hal ini berkaitan dengan pengeluaran keringat yang dapat menimbulkan dehidrasi. Bisa juga bulu tangkis ringan 1—2 set. Sebaik nya dilakukan satu jam sebelum berbuka atau 2 jam setelah berbuka puasa. ¦ Bagaimana mengatur jadwal tidur, berkegiatan, dan beribadah agar tidak cepat merasa letih dan lesu? Sebaiknya tidak tidur setelah makan sahur supaya tidak merasa lemas paginya.

¦ Bagaimana agar puasa bisa mendukung program diet penurunan berat badan? Agar program diet bisa tetap berlangsung sebaiknya tidak makan berle bihan, karena biasanya orang cenderung makan berlebihan setelah buka puasa, banyak camilan gorengan, manis, dan berlemak.

Tip Berpuasa Bagi Pasien Diabetes Melitus

Berikut ini sejumlah tip dari dr. Untung Sudo mo, SpPD, KGEH, Spesialis Penyakit Dalam di RS Meilia Cibubur: ? Dua-tiga bulan menjelang Ramadan, gula darah harus sudah terkontrol. Dokter akan menurunkan obat DM ¾ dosis harian pra Ramadan. ? Minum pada waktu buka 30-50 cc/kg berat badan bertahap (jangan sekaligus). Konsumsi makanan ringan/jangan terlalu banyak/jangan terlalu manis, karena akan membebani kelenjar pankreas (produsen insulin) bekerja berlebihan. Buah segar lebih baik untuk pembuka dibanding dengan se mangkuk kolak.

? Makan sahur harus menjadi kewajiban. Laku kan hal ini mendekati waktu imsak. ? Pantau gula darah waktu puasa dan 2-3 jam setelah makan dan minum obat. Laku kan hal tersebut terutama pada hari-hari per tama puasa. ? Waspadai tanda-tanda hipo (kadar gula darah terlalu rendah) yang biasanya terjadi sore hari menjelang buka puasa.

Dikatakan hipo bila: ? Kadar gula darah kurang dari 60 mg/dl mes ki tanpa gejala. ? Kadar gula darah kurang dari 80 mg/dl de ngan gejala: gelisah/gemetar/berdebar; li dah/bibir kesemutan; penglihatan ganda/ kabur; bingung. Bila berlanjut bisa kejang kejang. Bila mengalami hipo: Batalkan puasa, segera minum air gula (bu kan gula diet) sampai keadaan pulih. Hubungi dokter.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

Categories
Parenting

Kejadian DG Dipengaruhi Oleh Jenis Kelamin Janin

TANGGAPAN PAKAR: Memang ada suatu penelitian retro spektif (studi yang didasarkan pada ca tatan medis, mencari mundur sampai waktu peristiwanya terjadi di masa lalu) yang mendapatkan mamil yang me ngandung janin laki-laki memiliki tingkat resistansi insulin lebih tinggi diban dingkan dengan yang mengandung janin perempuan.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Lebih jauh peneliti an ini juga menemukan, mamil yang mengan dung janin laki-laki memiliki risiko 1,3 kali untuk menderita DG dibandingkan mamil yang mengandung janin perempuan. Namun, secara teoritis peneliti belum dapat menjelaskan mekanisme pasti temuan ini. Secara pasti penelitian belum dapat menjelaskan bagaimana jenis kelamin dapat memengaruhi terjadinya DG. Namun, diperkirakan hal ini disebabkan oleh beberapa hal, yaitu adanya pengaruh kromosom Y melalui senyawa yang belum diketahui terhadap hormon plasenta, seperti laktogen dan prolaktin.

Hormon plasenta ini berperan meningkatkan resistansi insulin dan berkurangnya kompensasi terhadap pe ningkatan gula darah pada mamil yang mengandung janin laki-laki ter sebut. Cara meminimalkan risiko DG tetap dengan mememodifikasi gaya hidup melalui olahraga dan mengonsumsi diet sehat yang telah dianjurkan.

# Mamil dengan DG perlu mengonsumsi probiotik. Studi yang dilakukan University College Dublin menemukan manfaat mengonsumsi probiotik selama hamil, terutama bagi para mamil yang mengidap DG. Dari penelitian ditemukan, pemberian probiotik secara teratur pada mamil de ngan toleransi glukosa yang abnormal, tidak bisa membantu mengendalikan kadar gula darah. 1amun terlihat perubahan yang signifi kan pada kadar kolesterol LDL dan kolesterol total. Dari studi ini terlihat, probiotik memiliki peran penting dalam memperbaiki prRfi l metabRlisme selama kehamilan se hingga para mamil dapat terhindar dari risiko sindrom metabolisme maupun penyakit kardiovaskular.

TANGGAPAN PAKAR: Suatu penelitian systematic review dengan mengkaji beberapa penelitian yang dilakukan terhadap perempuan hamil sehubungan dengan penggunaan probiotik mendapatkan bahwa probiotik ber man faat terhadap mamil dalam hal me nurun kan resistansi insulin, mencegah preeklamsia, dan menurunkan risiko terjadinya DG. Hal ini mungkin berhubungan dengan khasiat probiotik dalam meme ngaruhi sistem imun dan produksi sitokin-sitokin proinflamasi senyawa-senyawa yang bersiIat memicu peradangan  (proinflamasi).

Senyawa-senyawa itu memperburuk terjadinya resistansi insulin sehingga menyebabkan peningkatan gula darah. Pemberian probiotik di sisi lain berperan meningkatkan kadar antioksidan di dalam darah, contohnya GSH (glutation) yang berguna untuk menurunkan peradangan tersebut (menurunkan stres oksidatif ), sehingga diharapkan memper baiki resistansi insulin dan sekaligus memper baiki gula darah. Temuan ini tentu saja masih membutuhkan penelitian-penelitian lain untuk mengungkapkan bagaimana mekanisme kerja probiotik dalam mencegah DG dan resistansi insulin terebut.

Categories
Parenting

Gangguan Henti Napas Saat Tidur

# Mamil dengan DG alami gangguan henti napas saat tidur. Studi dari Thailand menemukan , perempuan hamil Asia yang menderita diabetes selama kehamilan, biasanya akan mengalami gang guan obstructive sleep apnea (OSA) atau gangguan henti napas saat tidur. Gangguan OSA, kata Sirimon Reutrakul, MD, asisten profesor dari Mahidol University Faculty of Medicine, Bangkok, Thailand, yang ambil bagian dalam studi ini, merupakan salah satu gangguan yang menyertai perempuan dengan DG.

Baca juga : Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

TANGGAPAN PAKAR: Suatu penelitian yang membandingkan kejadian OSA antara mamil dengan DG dan non-DG, hasilnya malah menyebutkan mamil dengan ‘* berisiko 3-4  kali lipat mengalami OSA dibandingkan dengan mamil normal. Hal ini terjadi karena OSA memiliki kaitan erat de ngan resistansi insulin. Namun demikian, penelitian ini merupakan penelitian berskala kecil yang melibatkan 15 perempuan hamil sehingga dibutuhkan penelitian yang melibatkan pasien lebih banyak agar dapat diambil kesimpulan yang lebih meyakinkan. OSA pada mamil berpengaruh terhadap tersumbatnya alir an udara yang mengakibatkan penurunan oksigen.

Kondisi ini membuat mamil mudah terba ngun dan tentunya berpengaruh pada kualitas tidur mamil. Dampak lebih lanjutnya, kadar oksigen yang menurun secara berkala saat tidur akan menghambat pertumbuhan janin, umumnya berat badan janin jadi lebih kecil diban dingkan usia kehamilan. Untuk mengatasi, mamil sebaik nya menggunakan obat tetes hidung berbahan air garam sebelum tidur agar tak terjadi penyumbatan di hidung.

Selain itu, mamil disarankan tidur dalam posisi miring, karena posisi ini mampu menjaga lidah dan jaringan lunak di mulut tidak jatuh ke belakang yang dapat menghambat masuknya aliran udara. Atur pula posisi kepala lebih tinggi agar mempermudah pernapasan dan mendorong lidah serta rahang untuk ber gerak ke depan.

# Kejadian DG dipengaruhi oleh jenis kelamin janin. Menurut studi yang dimuat di Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, risiko mamil mengalami DG atau hiperglikemia dapat lebih besar apabila janin yang dikandung berjenis kelamin laki-laki. Hasil penelitian ini juga mengungkap, meski mengan dung bayi laki-laki dapat meningkatkan risiko DG, bukan berarti risiko ini akan semakin tinggi untuk terjadi kembali pada kehamilan berikutnya.

Sumber : pascal-edu.com