Categories
Parenting

Ajakan Peduli Sanitasi

Menurut data Tujuan Pembangunan Milenium Indonesia (MDG), target pemenuhan akses sanitasi layak pada 2015 harus mencapai 62,41%. Di Indonesia, baru 56,24% rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi layak, dengan NTT (Nusa Tenggara Timur) menempati posisi terendah, yakni 30,5%. Fakta inilah yang melatarbelakangi Unilever bersama Save The Children meluncurkan program “Project Sunlight”.

Maria Dewantini Dwianto, Head of Corporate Communications PT Unilever Indonesia Tbk, dalam acara temu wartawan (03/02) di Jakarta mengatakan, “Sanitasi merupakan masalah yang kerap memupuskan mimpi anak akan masa depannya. Sebagai bentuk nyata, dukungan dari masyarakat akan kami aktualisasikan dalam bentuk penyediaan edukasi dan pembangunan fasilitas sanitasi,” kata wanita yang akrab dipanggil Mia ini.

Project Sunlight juga merupakan perwujudan dari Unilever Sustainable Living Plan (USLP) yang bertujuan mengajak jutaan orang di seluruh dunia untuk mewujudkan hari esok lebih cerah bagi anak-anak dan generasi mendatang, dengan menerapkan cara hidup yang lebih lestari (sustainable), dengan menginspirasi masyarakat melakukan tindakan nyata. Ricardo Caivano, Country Director Save the Children pada kesempatan sama mengatakan, lembaganya memiliki komitmen jangka panjang untuk meningkatkan akses anak-anak terhadap kesehatan dan pendidikan dasar yang berkualitas.

Salah satunya, sanitasi yang baik merupakan modal dasar anak Indonesia untuk terus sehat. Kali ini, program akan menjangkau 21 sekolah dan 4,600 anak di Kabupaten Sumba Barat, Provinsi NTT. Nugie dan Mona Ratuliu, dua publik figur yang hadir dalam acara ini sangat mendukung program tersebut dan ikut mengampanyekan di berbagai kesempatan. Sementara Dira Noveriani, Duta Project Sunlight, menyampaikan rasa bahagianya atas dukungan yang luar biasa dari masyarakat untuk Project Sunlight.

Kesehatan dan pendidikan adalah kesatuan hal yang penting untuk anak-anak agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Pendidikan yang penting adalah masalah bahasa. Selain bahasa negara dan bahasa daerah tentunya anak juga harus memiliki keterampilan berbahasa asing untuk masa kini. Tempat terbaik untuk anak yang ingin mahir dalam berbahasa asing adalah lembaga belajar bahasa Perancis di Jakarta yang terbaik. Sehingga anak memiliki bekal bahasa asing untuk masa depannya di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *