Category Archives: Tekno

Indikator Dashboard Kenali Agar Tidak Sok Tahu

Jika Anda perhatikan, ada banyak komponen di balik kemudi yang menunjukkan berbagai hal kepada Anda. Mulai dari kecepatan, putaran mesin, hingga alarm saat mesin panas bisa Anda ketahui dari sana. Sampai saat ini masih banyak pengguna kendaraan yang tidak begitu mengenal apa itu speedometer, odometer, atau tripmeter yang ada di dashboard. Padahal komponen-komponen ini sudah ada sejak lama.

Baca juga : Net89

Percuma Anda mengendarai sebuah smartcar jika Anda tidak mengetahui komponen-komponen tersebut ditambah beberapa simbol di dalamnya. Jangan sampai Anda sebagai pembaca CHIP terlihat bingung saat ditanya berapa nilai angka yang tertera di odometer atau tripmeter. Melalui rubrik smartcar ini, akan menjelaskan komponen-komponen tersebut dan simbol-simbol yang ada di sekitarnya.

Selain komponen inti yang ada di dashboard, biasanya terdapat juga berbagai macam simbol dari lampu-lampu kecil yang menggambarkan keadaan mesin atau sensor di kendaraan ini. Contohnya saja dari sisi keamanan, yaitu sistem ABS dan ESP. Tanda-tanda dari simbol lampu inilah yang dapat memperingatkan pengemudi tentang keadaan mobil yang dikendarainya. Jadi, ada baiknya pelajari simbol-simbol lampu yang ada di dashboard agar Anda dapat berkendara dengan aman dan nyaman sehingga saat ditanya oleh teman di sampingnya, Anda benar-benar tahu kondisi mobil terkini.

Dari Pesawat Turun Ke Jalan Raya

Head Up Display (HUD) merupakan teknologi yang awalnya digunakan oleh pesawat-pesawat tempur untuk melihat berbagai informasi dalam sa tu pandangan saja. Namun, kini teknologi ini merambah juga di dunia automobil. Fungsi utamanya tetap sama, yaitu menampilkan informasi di kaca depan kendaraan Anda, mulai dari kecepatan, jarak dengan kendaraan di depannya, hingga penunjuk arah dari perangkat GPS.

Ada banyak produk Head Up Display di dunia automobil yang ada saat ini, baik yang dibawa langsung oleh kendaraannya maupun aftermarket yang bisa dipasang di kendaraan apa saja. Namun, secara umum, teknologi ini menggunakan tiga komponen utama, yaitu Projector, Combiner, dan Video Generation Computer. Projector Unit merupakan gabungan dari beberapa lensa yang di setting dengan posisi tertentu guna memproyeksikan sebuah sumber cahaya ke media lain.

Sementara Combiner adalah sebuah kaca flat yang diposisikan dengan sudut kemiringan tertentu yang menghubungkan projector dengan media penangkapnya. Video Generation Computer merupakan sebuah sistem di dalam HUD yang memproses imagery sehingga dapat diproyeksikan oleh perangkat projector. Saat ini, teknologi HUD sendiri sudah mencapai generasi keempat. Awalnya HUD generasi pertamamenggunakan teknologi phosphor dan CRT di generasi pertama. Di generasi berikutnya menggunakan LED dan pada generasi terakhir sudah memanfaatkan laser.

Hud Di Industri Otomotif

Di dunia otomotif, General Motor merupakan perusahaan pertama yang menggunakan teknologi HUD warna pada tahun 1988 melalui Corvette C5 untuk sebuah ajang balap. Selanjutnya Nissan juga menerakannya pada seri 240SX pada rentang 1998 hingga 1994. Sementara untuk pasar domestik, Toyota mengintegrasikan HUD pada seri Crown Majesta. Saat ini, HUD sudah banyak yang menerapkannya. Namun, sebagian masih terdapat pada mobil-mobil terbaru yang berharga mahal. Namun, bagi pengguna mobil yang belum menggunakan HUD jangan khawatir karena kini sudah banyak produk-produk HUD aftermarket seperti buatan Garmin atau Navdy.

Update Gambar Keren via WAZE

Update Gambar Keren via WAZE – C rowdsourcing maps, demikian Waze dikenalkan. Dise but crowdsourcing, karena peta dan data yang ada di Waze memang hasil ap pengguna berperan menambah akurasi data dan peta di Waze. Sebagai pengguna biasa, hanya dengan bancakan para penggunanya. Seti– menyalakan Waze sambil berkendara saja, kita turut berkontribusi memberikan data kecepatan lalu lintas di jalan-jalan yang kita lalui. Sebab, sistem Waze bisa mendeteksi berapa kecepatan kendaraan kita. Kecepatan itu kemudian dilaporkan ke peta Waze, sehingga bisa menjadi informasi lalu lintas bagi pengguna lain. Selain itu, datanya real time. Berbeda dengan data lalu lintas Google Maps yang tidak segera. Kontribusi lain yang bisa kita lakukan adalah melaporkan situasi perjalanan, misalnya memberikan peringatan apakah ada jalan berlubang, kendaraan berhenti di tepi jalan, serta keberadaan polisi. Bahkan kita bisa berbincang dengan pengguna lain, contohnya menanyakan penyebab kemacetan kepada pengguna Waze lain di depan Anda yang membuat mobil Anda terkena macet parah. Editor Nah, jika Anda ingin berkontribusi lebih jauh, ikutlah bergabung menjadi editor peta Waze seperti yang dilakukan Christian Iskandar. untuk menjadi editor peta Waze, Anda perlu mendaftar terlebih dulu di www.waze.com/editor. Setelah terdaftar, maka Anda bisa masuk ke laman khusus editor.

Disini Anda bisa mengubah nama jalan, memperbaiki rute yang salah, memperbaiki bentuk jalan, atau membuat jalan yang belum tampak pada peta Waze. Christian bahkan sempat menjadi Waze Global Champ pada 2013. Ini adalah gelar dunia yang diberikan kepada editor Waze yang dinilai memberi sumbangsih besar bagi peta Waze secara global. Meski demikian, Christian mengaku tidak mengetahui parameter yang digunakan untuk pemilihan Global Champ itu. Menurutnya, ia bukanlah pemilik skor editor tertinggi di banding editor dunia lainnya saat itu. Selain Global Champ, ada juga yang disebut sebagai Local Champ. Ini adalah para editor level tinggi di setiap negara. Editor yang bisa jadi Local Champ ini dipilih langsung oleh pihak Waze. Ketika ada di sebuah daerah baru dan belum ada maps editor di sana, maka Waze hanya akan memberikan peta dasar. Masalahnya, peta dasar ini biasanya punya data yang tidak lengkap. Semisal jalanan yang terputus, adanya jalan baru yang belum terdeteksi, atau ada arahan belokan yang salah. Untuk memperbaiki ini, maka perlu sentuhan para editor. Christian mengaku, ia dan rekan-rekan sesama editor tidak mendapat insentif untuk memperbaiki data peta Waze. “Ini sekadar hobi,” tuturnya. Meski sekadar hobi, namun komunitas editor Waze menurut Christian cukup aktif dan dikenal secara global. “Kita jadi komunitas pertama yang menerbitkan buku tentang Waze. Kita juga yang pertama membuat Waze MapRaid,” ujarnya bangga. Mapraid adalah program dimana para editor Waze Indonesia berkumpul untuk mengedit bersama peta suatu kota. “Misal waktu itu kita mau mengedit peta kota Makassar.

Tidak semua editor punya hak mengedit peta di kota itu, maka kita minta HQ (kantor pusat,-red) untuk memberi hak edit para editor yang belum dibolehkan. Lantas kita mengedit bareng-bareng untuk memperbaiki akurasi peta di kota itu,” papar Christian. Dijelaskan pula, bahwa para editor ini cuma punya hak edit pada daerah-daerah yang pernah dikunjungi saja. Maka perlu persetujuan Waze pusat agar akun tertentu mendapat hak edit di suatu daerah. Kegiatan ini ternyata menarik perhatian komunitas Waze lainnya, sehingga mereka turut membuat kegiatan serupa di negaranya. “Terutama di AS sih,” tambahnya lagi. Menurut Christian, kewenangan para editor dibatasi sesuai level mereka. Ada enam level yang mesti dilalui. Peningkatan level dilakukan dengan mengumpulkan nilai tertentu. Mengedit Peta Untuk mengedit peta, para editor mesti punya pengetahuan yang benar mengenai daerah yang sedang diedit. Bisa berdasarkan pengalaman, data rute pengguna, atau melakukan konfirmasi dengan peta satelit. Rute pengguna bisa jadi acuan karena sistem Waze akan mencatat jejak kita ketika menggunakan Waze. Selain itu, para editor juga mesti mengecek jika sistem memberikan notifikasi adanya kejanggalan dari peta yang sudah ditetapkan Waze dengan kebiasaan mengemudi pengguna. Sistem Waze akan mendeteksi beberapa pengguna melewati rute tertentu. Sementara Waze tidak punya data bahwa di rute itu ada jalan. Maka ada notifikasi untuk dikonfirmasi oleh editor. Editor bisa mengecek rute pengguna itu dengan mengecek peta satelit. Tapi peta satelit pun tak selalu diperbarui, maka jika banyak jejak rute pengguna hal itu juga bisa dijadikan patokan untuk menggambar jalan di rute tersebut.

Kemungkinan lain yang perlu diperbaiki editor adalah persimpangan dengan jembatan, dan jalan yang terputus di peta Waze. Padahal kenyataannya jalan itu terhubung, juga kesalahan rute. Semisal peta Waze mendefinisikan suatu jalan sebagai jalan dua arah padahal kini jalan itu jadi searah, maka tugas map editor untuk memperbaruinya. Ada juga larangan rute tertentu yang seringkali berubah. Ini pun perlu sentuhan editor untuk memperbaikinya. Sehingga Waze bisa memberikan arahan lebih baik, ketika ada pengguna yang menggunakan Waze umtuk mengarahkan ke tempat tertentu. Saat ini, menurut Christian ada sekitar 50 Waze Map Editor yang aktif di Tanah Air. Mereka tersebar di berbagai pulau di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Christian mengaku, jumlah tersebut masih sangat sedikit, masih sangat sulit untuk memperlengkap peta di Indonesia. Oleh karena itu, ia berharap, makin banyak orang yang bergabung ke komunitas editor Waze Indonesia.

Belajar Coding untuk Perempuan dan Sharing Lewat WA WEB

Belajar Coding untuk Perempuan dan Sharing Lewat WA WEB – Siapa bilang urusan coding hanya dimiliki oleh kaum adam? Komunitas ini membuktikan bahwa wanita juga patut diperhitungkan dalam dunia coding yang dianggap rumit bagi sebagian orang. C oding memang masih merupakan sebuah “benda” yang menakutkan bagi sebagian orang. Bahkan, sam- pai saat ini masih banyak yang menganggap coding adalah aktivitas yang lebih banyak menimbulkan ke- rugian dibandingkan manfaat positifnya. Padahal, dari coding inilah, semua hal keamanan bisa dirasakan bagi banyak orang. Namun, dengan semakin berkembangnya ilmu komputer dan sains, berdampak langsung dengan semakin banyak juga penggemarnya. Kini, istilah coding bisa dirasakan bagi setiap orang.

Bahkan mulai dari tingkat Sekolah Menengah Atas, sudah bisa didapatkan bibit-bibit programmer. Menurut sebuah data yang diberikan oleh komunitas Cewek Coding dari GirlsWhoCode, 74% anak perempuan yang masih duduk di Sekolah Menengah Atas masuk dalam peminatan Sains, Teknologi, Tek nik dan Matematika. Jumlah yang cukup banyak dibandingkan era sebelum tahun 2000-an. Namun sa yangnya, begitu mereka masuk perguruan tinggi besar, ternyata hanya 0,3% saja yang terserap masuk ke jurusan TI maupun Teknik. Angka para mahasiswi yang lulus dari bidang teknik pun masih kecil. Dari lulusan jurusan ilmu komputer, 12% diantaranya adalah mahasiswi. Sementara 57% dari gelar sarjana yang diperoleh oleh para mahasiswi, hanya 12% saja yang berasal dari lulusan TI (ilmu Komputer) dan Teknik. Jadi, bisa dikatakan, di ruangan yang penuh dengan 25 enginer, hanya ada ada 3 perempuan di dalamnya. Latar belakang dan tujuan Kesenjangan gender juga terjadi di Silicon Valley. Sampai saat ini, masih banyak tenaga ahli dari kaum adam dibandingkan hawa.

Hanya 17 persen pekerja teknologi di Google adalah perempuanm dan 15 persen di antaranya ada di Facebook. Statistik yang sama dapat ditemukan di sebagian besar perusahaan teknologi besar. Dari latar belakang inilah, Wiedha, Carisa, dan Femme mendirikan komunitas Cewek Coding. Komunitas Cewek Coding berusaha untuk membalikkan angka-angka tersebut dengan cara membentuk komunitas. Komunitas bentukan mereka inilah yang memiliki tujuan menutup kesenjangan gender dalam hal teknologi, terutama di negara Indonesia. Ketiga pendiri tersebut juga merupakan para pemenang Information System Case Competition dengan tema Internet of Things yang berlangsung belum lama ini. Komunitas Cewek Coding hadir dengan banyak program yang menarik di dalamnya karena mereka berusaha keras untuk menarik lebih banyak lagipara perempuan Indonesia untuk mempelajari ilmu komputer. Dalam aktivitas kesehariannya, komunitas ini sering melakukan kunjungan lapangan ke perusahaan-perusahaan teknologi seperti Intel dan Microsoft. Para anggota komunitas bahkan diberi kesempatan melatih guruguru Sekolah Menengah Atas, membuat kurikulum pemrograKetiga pendiri komunitas Cewek Coding merupakan pemenang dari event Information System Case Competition dengan tema Internet of Things, dengan juri Adiatmo Rahardi, ketua Komunitas Robot Indonesia. man dasar, hingga mengelola kunjungan lapangan serta menawarkan bimbingan untuk para mahasiswi di saat liburan semes_ ter.

Kerjasama dengan Berbagai Pihak Salah satu tujuan dasar dari program-program yang dimiliki komunitas ini adalah mencapai lebih banyak kaum perempuan muda untuk menggeluti dunia teknologi dan TI. Hal ini berarti mereka harus beraktivitas secara fleksibel. Oleh sebab itu, mereka bermitra dengan banyak perusahaan teknologi untuk mengkampanyekan dan menjadikan tuan rumah bagi yang baik bagi para lulusan TI dari kaum perempuan. Demi mencapai tujuan tersebut, komunitas ini juga sering memberikan pelatihan dan visi tentang dunia teknologi, terutama ilmu komputer. Mereka bahkan sering diundang dalam berbagai event teknologi yag ada saat ini

dengan desain Jaring berbentuk V pada bagian depan

VenomRX Draxus memiliki warna da sar hitam dengan bahan steel. Berdimensi 44 x 18 x 40 cm, VenomRX Draxus tergolong casing dengan tipe Medium Tower. Pada bagian depan terdapat satu buah fan jenis intake berdiameter 12cm untuk mengalirkan udara ke dalam casing. Desain jaring-jaring pada bagian depan sedikit membantu aliran udara ketika CPU beroperasi. Terdapat dua buah macam port pada bagian depan yakni USB 2.0 sebanyak 2 buah dan port Audio.

Pada bagian depan terdapat LED berwarna merah yang akan menyala saat CPU beroperasi. Pada sisi bagian kanan casing terdapat kaca akrilik berbentuk L yang berfungsi untuk mengintip komponen yang terdaKali ini, lab pengujian CHIP kedatan gan salah satu SSD besutan Plextoryang siap mencuri perhatian para pengguna SSD. M6S menjadi salah satu produk andalan Plextor yang unggul dari berbagai aspek. Dengan dilengkapi desain yang sederhana, Plextor M6S dirancang bukan untuk bergaya dari segi penampilan.

Warna perak dengan motif yang tidak “wah” bisa dibilang menjadi kekurangan yang tak begitu berarti. Di dalam casingnya terdapat kapasitas penyimpanan sebesar 128 GB yang dikelola menggunakan controller Marvel 88SS9188. Oleh karena itu, SSD ini dijamin memiliki kualitas yang sudah tidak diragukan, baik dari segi performa maupun daya tahan secara fisik. Saat diuji menggunakan PCMark, SSD pat didalam casing.

Jenis mainboard dan PSU yang didukung oleh VenomRX Draxus adalah tipe ATX. Selain itu VenomRX Draxus dapat menampung 2 buah drive ukuran 5.25” dan 2 buah drive ukuran 3.5”. Pada bagian belakang terdapat 7 buah expansion slot. Desain casing yang screwless dan cable management yang baik mempermudah instalasi komponen pada casing.

Lebih Praktis Dan Fleksibel Bagian 2

• Pilih hand blender yang ringan dan fleksibel. Hand blender tidak diciptakan untuk pemakaian berjam-jam. Karena pemakaiannya selalu menggunakan tangan, bobot sangat penting karena menghindarkan Anda dari rasa pegal saat pemakaian. Bobot 1,5kg cukup. Selain bobot, fleksibilitas juga penting. Semakin fleksibel, semakin mudah Anda mengontrol hand blender. Pastikan Anda tidak kewalahan saat menggunakan teknologi ini.

Baca juga : https://rajawalindo.com/products/harga-genset-semarang/

• Perhatikan kelengkapan hand blender. Hand blender biasanya dilengkapi dengan wadah untuk mencampur. Wadah ini dirancang pas dengan hand blender sehingga hasilnya lebih sempurna.

• Garansi Jangan lupa untuk selalu memperhatikan garansi dalam pemilihan produk. Pemberian garansi minimal satu tahun bisa Anda gunakan sebagai indikasi hand blender yang berkualitas.

Tip Penggunaan Hand Blender

• Ketika sedang menggunakan hand blender, jangan memegangnya terlalu tegak lurus, tetapi sedikit dimiringkan. Jika dipegang lurus, ada semacam tarikan ke bawah dari hand blender sehingga akan sedikit menyulitkan Anda.

• Hand blender diciptakan untuk menghaluskan bahan makanan seperti kacang-kacangan, keju, cokelat, daging. Jika Anda menginginkan hasil yang lebih optimal pada bahan makanan yang keras, sebaiknya Anda potong-potong dahulu bahan makanan tersebut. Semakin jeli dan tepat dalam penggunaan, maka hand blender Anda akan semakin awet.

• Anda juga perlu memperhatikan keamanan saat pembersihan. Jangan lupa untuk selalu memutus arus listrik hand blender saat akan membersihkan makanan yang terjebak di sela-sela pisau. Spatula karet lebih disarankan dalam pembersihan dibanding menggunakan jari tangan.

Kesimpulan Hasil Uji

• Hand blender merek Philips HR 1661 memiliki performa yang baik dalam menghasilkan cincangan bahan masakan yang halus. • Ternyata ketika digunakan, hand blender ini memiliki bobot yang cukup berat, karena material berbahan metal dengan mata pisau berbahan titanium. • Hand blender ini memiliki 2 tombol yang nyaman ketika digunakan. Yang membedakan antara keduanya adalah dari segi kecepatannya. Ada yang standar, ada juga yang turbo.

• Bagi Anda yang ingin mengaduk adonan kue, akan lebih baik jika menggunakan mixer khusus untuk adonan. Mengapa? Karena mixer memiliki 2 whisk atau alat untuk mengocok adonan, sehingga hasil akan lebih merata dan Anda tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk menggerakkan alat seperti jika Anda menggunakan hand blender. • Hand blender mudah dibersihkan, bahkan sampai ke sela-sela terkecil dari alat.

Lebih Praktis Dan Fleksibel

Kalau blender biasa hanya bisa menghaluskan dan mencincang, blender ini katanya bisa digunakan juga untuk mengocok bahan makanan ringan. Bagaimana hasil pengujiannya? Siapa yang tak kenal blender. Benda elektronik satu ini amat membantu kehidupan sehari-hari. Membuat jus, menghaluskan bahan makanan, adalah hal yang dapat dilakukan oleh blender.

Baca juga : https://rajawalindo.com/products/distributor-genset-surabaya/

Namun blender punya kekurangan. Bagi Anda yang gemar memasak, tentu ada kalanya kadang merasa kesal jika ingin menghaluskan bahan makanan mentah menggunakan blender. Bahan harus dimasukkan ke dalam wadah (yang ukurannya terbatas), belum lagi kadang bahan tersebut terselip di pisau dan Anda harus menggoyanggoyangkan blender agar bahan rata terkena cacahan pisau. Hal inilah yang membuat produsen barang elektronik mengeluarkan inovasi baru: hand blender.

Sesuai namanya, benda ini adalah blender yang dapat dipegang. Ia punya fungsi yang sama dengan blender yaitu mencincang, menghaluskan, dan menghancurkan bahan makanan. Karena dipegang, hand blender punya kelebihan. Ia tak perlu wadah khusus, bisa menggunakan wadah dengan ukuran tak terbatas. Selain itu, ukurannya yang lebih kecil—dibanding blender biasa—membuatnya lebih mudah disimpan.

Kali ini, bekerja sama dengan media Sedap-Saji melakukan uji coba produk hand blender merek Philips HR 1661. Tipe ini terdiri dari stik blender, pemotong (chopper) dan whisk. Aksesori pemotong digunakan untuk mencincang daging atau bumbu-bumbu makanan. Aksesori pengocok (whisk) membantu Anda membuat krim kocok, mayonais, dan lain-lain. Kami mengujinya sesuai dengan fungsinya yaitu, menghaluskan, mengocok, dan menghancurkan bahan makanan. Berikut hasilnya.

Begini Cara Pilihnya

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan hand blender.

• Pilih hand blender dengan tombol yang mudah digunakan dan dilengkapi fi tur keselamatan. Pilih hand blender dengan tombol yang mudah untuk ditekan dan ditahan. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kelengkapan fi tur keselamatan, biasanya ada 2 tombol yang harus ditekan yaitu tombol dengan kecepatan sedang dan tinggi. Hand blender dengan tombol yang cukup besar dan ergonomis adalah pilihan tepat bagi Anda.

• Pilih hand blender yang mudah dibersihkan. Hand blender dengan pisau yang mudah dibongkar pasang membuat Anda dapat membersihkan dengan lebih mudah. Pastikan bahwa bahwa alat ini tidak membuat makanan mudah menempel atau terjebak di tengah-tengah pisau.

Cocok untuk PC Kelas Menengah

VenomRX Darvanis memiliki sedikit perbedaan dengan seri pendahulunya, VenomRX Draxus. Pada bagian depan terdapat desain yang menyerupai sirip dan terdapat kipas dengan ukuran 12cm. Pada bagian atas terdapat tombol power, tombol restart, dan port USB 2.0 sebanyak 4 buah serta port audio in/out. VenomRX Darvanis memiliki dimensi yang tidak terlalu besar yakni 41 x 18 x 42cm dengan struktur rangka coating black.

Pada saat beroperasi terdapat LED berwarna merah atau biru yang akan menyala pada bagian depan casing. VenomRX Darvanis mampu menampung motherboard dengan tipe ATX walaupun membuat bagian dalam casing terasa sempit. VenomRX Darvanis mampu menampung drive sebesar 5.25” sebanyak 3 buah dan drive 3.5” sebanyak 2 buah.

Kapasitas drive bay yang disediakan memang tidak terlalu banyak namun cukup untuk kebutuhan PC kelas menengah. Selain itu tidak disediakan kabel manajemen dan tidak menggunakan desain screwless sehingga membutuhkan sedikit waktu lebih untuk melakukan instalasi komponen.

Produsen: Venomrx Info: Www.Venomrx.Com Harga: Rp 280.000 Distributor: Asiaraya Computronics Telepon: (021) 601 8488 Data TEKNIS Material: Steel 5.25” Drive BAY: 3 3.5” Drive BAY: 2 Expansion Slot: 7 Cooling System: Single Fan 12cm ( Intake ) Power Supply: ATX. + Port yang disediakan cukup banyak – instalasi komponen yang tidak terlalu mudah – Kapasitas drive bay yang tidak terlalu banyak

Mouse Kecil dengan desain anti Slip

Delux M395 hadir dengan balutan war na hitam. Pada sisi kanan dan kiri – mouse di desain sedemikian rupa agar tidak terjadi slip pada saat pemakaian. Bentuknya yang simetris membuat Delux M395 dapat digunakan oleh dua buah tangan. Selain itu desain yang ergonomis membuat Delux M395 nyaman untuk digunakan. Delux M395 memiliki dimensi yang cukup kecil yakni berukuran sekepal tangan orang dewasa dan bobot 65 gr. Memiliki resolusi standar yakni 1000 DPI, Delux M395 sejatinya ditujukan untuk kebutuhan office saja.

Terdapat tiga tombol utama yakni primary button, secondary button, dan scroll wheel. Kedua buah tombol tersebut cukup halus dan scroll wheel yang diberikan sangat mulus. Pada bagian bawah tidak terdapat bantalan sehingga Delux M395 menimbulkan sedikit suara jika digunakan pada permukaan yang kasar atau tidak rata. Selain itu kabel yang digunakan bukanlah kabel dengan jenis braided sehingga cukup rentan jika menyimpan mouse dengan melilit kabel.

Produsen: delux harga: n/a distributor: sempurna utama telepon: (021) 6220 1285 data teknis interface: usb 2.0 sensor: laser sensitivitas: 1000 dpi bobot: 65 gr. + tombol yang empuk dan halus + desain anti slip pada kedua sisi – tidak terdapat bantalan pada bagian bawah mouse

Radiasi Elektromagnetik

Telepon DECT cordless adalah salah satu sumber radiasi terbesar di ruangan kerja. Frekuensinya berkisar 1.8 – 1.9 ghz. Sinyal transmisinya memakai frekuensi 100 hz agar beberapa telepon bisa meng akses base station dalam sebuah metode time slot. Limit: Beberapa negara Eropa, termasuk Jerman, mengatur power limit base station 250 mw (300 m di outdoor) dan (50 m di indoor). itu artinya, daya transmisi berkisar 10 mw unutk setiap telepon. Risiko: Base station lama (tanpa kontrol daya transmisi) akan selalu mentransmisikan sinyal dengan daya maksimum saat adanya panggil an. dengan nilai SaR berkisar 0.1 w/kg, model tersebut relatif tidak berbahaya. hingga kini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan sinyal seperti ini bisa berbahaya bagi pengguna. Tips: gunakan model dengan level radiasi rendah (menyediakan kontrol daya transmisi, kondisi idle tanpa kontrol sinyal). Tempatkan base station di lokasi terpisah dan gunakan juga handsfree.

Polutan

Berdasarkan hasil suatu studi tahun 2008 lalu, disimpulkan bahwa saat bekerja, printer laser melepaskan partikel debu dan beragam material lainnya (volatile, semi-volatile, dan non-volatile). Limit: Seperti halnya level kebisingan, belum ada aturan jelas di berbagai negara yang mengatur batas emisi partikel debu (nano particle) di dalam ruangan. Risiko: Menurut riset, seseorang pasti memilki risiko kesehatan terhadap paparan emisi dari berbagai peralatan kantor. namun, tingkat risikonya dapat dikatakan relatif rendah. Tips: perhatikan agar laser printer memiliki sertifikat global dalam aspek lingkungan (green certification and Ecolabeling, atau sejenisnya). Tempatkan printer di ruangan tersendiri dengan sistem ventilasi. gunakan proteksi saat penggatian toner dan bersihkan toner dengan kain basah. apabila kulit terkena, bersihkan segera dengan menggunakan sabun dan air dingin.