Categories
Berita

Rambut Antiangin Bag2

Beraneka motif dan beragam warna. ”Ada hijau, burgundi, biru, cokelat, tapi kebanyakan warna hitam,” tuturnya. Mantan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda ini sebenarnya sudah lama memilih bandana sebagai favorit dalam menunjang gaya berbusana. Bedanya, dia dulu cuma mengenakan bandana ketika pelesir pada akhir pekan.

Kini ikat kepala itu seolah-olah jadi aksesori wajib yang menyertai penampilan Retno dalam berbagai forum formal, baik di dalam maupun luar negeri. ”Sekarang kan banyak turun ke lapangan, lari ke sanasini. Tetap ingin tampil rapi, dong,” ujar diplomat lulusan De Haagse Hogeschool, Den Haag, Belanda, ini.

Categories
Berita

Rambut Antiangin

Retno Lestari Priansari Marsud Sebagai menteri di Kabinet Kerja, Retno Lestari Priansari Marsudi harus sering bolak- balik ke Istana Negara. Akti vitas itu tak hanya membuat Retno kian sibuk menyiapkan paparan isu terbaru kepada Presiden Joko Widodo, tapi juga kian repot menata dandanannya. ”Angin di Istana itu kencang sekali, bikin rambut morat-marit,” katanya di Jakarta, pertengahan Agustus lalu.

Biar tetap tampil modis di tengah terpaan angin Istana, Retno memilih mengoleksi bandana. Ia mengatakan aksesori itu membuat tatanan rambutnya tetap rapi meski diterpa angin kencang. ”Ia menjaga rambut saya tetap frm di tempatnya,” ujar Retno, 54 tahun. Koleksi bandana Menteri Luar Negeri perempuan pertama Indonesia ini mencapai puluhan helai.

Categories
Parenting

Main Dimana di Musim Hujan Bag2

Menyediakan berbagai macam alternatif permainan, akan memberikan anak ragam aktivitas yang berbeda, sehingga ia juga akan lebih “kerasan” di dalam rumah. Letakkan mainan di tempat-tempat yang mudah dijangkau, sehingga mudah bagi anak untuk memulai permainan. “Anak biasanya akan lebih excited jika memiliki ‘wilayah kekuasan’ sendiri, dimana mereka dengan bebas dan mudah menemukan barang-barang yang akan digunakan untuk bermain,” tutur Tri.

“ lowongan kerja perawat dengan program FSJ Jerman gratis untuk lulusan SMA “

Pantau secara berkala apakah batita sudah mulai jenuh dengan suatu permainan tertentu. Bila ya, tawarkan bentuk permainan baru atau kreasi baru dari permainan yang sedang dimainkan. Batita biasanya mudah jenuh dengan permainan yang memerlukan waktu lama, sehingga penting bagi orangtua untuk merancang permainan yang tidak terlalu rumit, namun merangsang rasa ingin tahu anak. Yuk, intip permainan apa saja yang bisa kita kenalkan!

Bermain dengan Kertas Kita hampir tak pernah kehabisan cara untuk memainkannya benda yang satu ini. Mama Papa dapat mengajak batita melakukan berbagai kegiatan, dari menggambar, mewarnai, hingga merobek, dan menempel kertas. Untuk kegiatan mewarnai, jika kita tak mahir menggambar, saat ini di berbagai media sosial tersedia banyak gambar kosong yang siap diwarnai.

Atau, kalau mau lebih unik lagi, siapkan sendiri gambar yang akan diwarnai si kecil dengan menjiplak gambar lain. Pilihan gambarnya bisa disesuaikan dengan kesukaan anak sehingga ia tak cepat bosan dengan kegiatan ini. Aktivitas mewarnai ini akan memerlukan alat bantu seperti pensil warna. Batita akan lebih mudah menggunakan krayon, karena lebih lembut daripada pensil warna.

Jangan kecewa bila goresan warnanya “melencer” ke sana kemari. Untuk menambah stimulasi pada anak dapat pula digunakan kuas dan cat warna. Batita dapat belajar macam-macam warna dan belajar men campur dua atau lebih warna untuk mendapatkan warna yang lain. Jika Mama Papa khawatir cat akan mengotori perabot atau baju anak, jangan lupa sediakan celemek plastik yang dapat digunakan oleh anak, serta alas plastik untuk area bermainnya. Dengan cat warna, batita juga dapat diajak membuat cetakan tangannya.

Categories
Parenting

Main Dimana di Musim Hujan

Musim hujan telah tiba. Mau main di luar, takut sakit. Main apa di dalam rumah, ya?  Musim hujan begini, apa boleh buat, Mama Papa harus putar otak mencari permainan dalam rumah yang cukup menantang untuk buah hati. Manfaat bermain di tempat terbuka, biasanya terkait dengan perkembangan motorik kasar, sementara permainan dalam ruangan, lebih banyak bermanfaat untuk mengasah motorik halus.

“ mengenal apa itu ausbildung Jerman dan bagaimana syaratnya kerja di Jerman “

Tentu, keduanya sama-sama harus dipelajari dan dikembangkan oleh si kecil. Selain menstimulasi kreativitas, per mainan dalam ruangan juga memberikan alternatif lain bagi anak untuk belajar berbagai konsep baru seperti tentang warna, bentuk, dan lainnya. Dengan memiliki berbagai macam alternatif aktivitas yang dapat dilakukan di dalam ruangan, batita akan lebih merasa nyaman dan “betah” di rumah. Tentu, bermain di mana pun, yang paling baik adalah berinteraksi dengan mama papanya.

Psikolog Tri Kurniawati Ambarini mengatakan, bermain merupakan media yang baik bagi orangtua dan anak untuk menghabiskan waktu bersama. “Baik bermain indoor ataupun outdoor, akan lebih baik jika didamping oleh orangtua. Keterlibatan kita dalam kegiatan bermain anak akan meningkatkan kelekatan dengan buah hati,” ujarnya. BERMAIN VS DISIPLIN Baik di dalam maupun di luar ruangan, waktu untuk bermain harus disesuaikan dengan waktu yang diperlukan batita untuk melakukan kegiatan lainnya, seperti tidur dan makan.

Meskipun bermain adalah hal yang mengasyikkan bagi batita, kita tetap harus mengajarkan disiplin padanya. Salah satu caranya dengan membagi waktu bermain dan waktu untuk kebutuhan lainnya. Misal, bermain dilakukan setelah makan pagi dan menjelang tidur siang, kemudian dapat dilanjutkan lagi setelah batita bangun tidur dan makan siang.

“Jangan sampai waktu bermain mengambil waktu batita untuk beristirahat atau untuk makan,” tegas Tri. Tri juga menegaskan, lebih baik bermain tidak dilakukan bersamaan dengan waktu makan. “Penting untuk mengajarkan kedisplinan waktu sejak batita, sehingga mudah bagi mereka untuk mengelola kegiatan yang akan dilakukan sejalan dengan pertambahan usia,” ujarnya. AWAS BOSAN! Tantangan lain dalam permainan di dalam ruangan adalah menghindari rasa bosan.

Categories
Berita

Setelah Debora Meninggalkan Mitra Bag2

Rumah sakit tak bersedia menangani Debora karena kedua orang tuanya tak sanggup membayar di muka seluruh biaya perawatan Rp 19,8 juta. Saat itu Debora sangat membutuhkan perawatan di ruang khusus tersebut karena kondisinya kritis. Rudianto membawa Debora ke Rumah Sakit Mitra Keluarga setelah mendapati putri keduanya tersebut susah bernapas.

Pria 47 tahun itu dan istrinya panik karena mengetahui Debora memiliki riwayat kesehatan yang kurang baik. Debora lahir prematur melalui operasi caesar. Rumah Sakit Cengkareng, Jakarta Barat, yang menangani persalinannya, memvonis Debora mengalami kelainan jantung. Tiga bulan kemudian, setelah kembali memeriksa Debora, rumah sakit yang sama menyatakan penyakit jantung bawaan itu sudah sembuh.

Categories
Resep

Tumis Kacang Panjang Aroma Kencur ala Nasi Tumpeng Jakarta

Tumis Kacang Panjang Aroma Kencur ala Nasi Tumpeng Jakarta – Bahan: 6 lonjor kacang panjang, potong-potong 2 1/2 cm 150 gr rebung, iris memanjang 1 bh tomat, belah 6 bagian 1 bh cabai merah keriting, iris serong 1 cm lengkuas, memarkan 2 btr bawang merah, iris halus 1/2 sdt garam 1/2 sdt gula pasir 1/8 sdt merica bubuk 200 ml air 1 sdm minyak, untuk menumis Bumbu Halus: 4 btr bawang merah 2 siung bawang putih 1/2 cm kencur

Cara Membuat Untuk 4 porsi: 1. Panaskan minyak. Tumis bawang merah, lengkuas, dan cabai merah hingga menguning. Masukkan bumbu halus. Tumis hingga harum. 2. Masukkan kacang panjang dan rebung. Bubuhi garam, gula, dan merica. Aduk rata. Tuang air. Masak hingga setengah layu. 3. Masukkan tomat. Masak sambil sesekali diaduk hingga semua bahan matang.

Ayam Goreng Gurih

Bahan: 1 ekor ayam, potong 10 bagian 2 lbr daun salam 2 lbr daun jeruk, buang tulangnya 1 cm jahe, memarkan 1 cm lengkuas, memarkan 1 sdt garam 1 sdt gula pasir 300 ml air kelapa muda 500 ml minyak, untuk menggoreng Bumbu Halus: 3 btr kemiri, sangrai 8 btr bawang merah 3 siung bawang putih 1/2 sdt ketumbar 1 cm jahe 1 cm lengkuas

Cara Membuat Untuk 10 potong: 1. Rebus air kelapa, daun salam, daun jeruk, jahe, lengkuas, dan bumbu halus hingga mendidih. 2. Masukkan ayam. Bubuhi garam dan gula pasir. Masak hingga bumbu meresap. 3. Goreng ayam di dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai kuning kecoklatan. Angkat. Tiriskan.

Sayur Lodeh Pepaya Untuk 5 porsi

Bahan: 500 gr pepaya muda, iris korek api 4 bh tahu putih, potong 1×1 cm, goreng 3 btr bawang merah, iris halus 2 lbr daun salam 2 cm lengkuas, memarkan 3 bh cabai hijau besar, iris serong 5 sdt garam 4 sdt gula pasir 1.500 ml santan dari 1/2 butir kelapa 1 sdm minyak untuk menumis Bumbu Halus: 6 bh cabai merah keriting 2 bh cabai rawit merah 2 siung bawang putih 5 btr bawang merah Cara Membuat: 1. Tumis bumbu halus, bawang merah, daun salam, lengkuas, dan cabai hingga harum. Tuang santan sambil diaduk perlahan hingga mendidih. 2. Masukkan papaya muda dan tahu. Aduk rata. 3. Bubuhi garam dan gula pasir. Masak di atas api kecil sambil diaduk perlahan sampai matang.

Sumber : https://salamacatering.com/

Categories
Berita

Menafsir Ulang Monumen Bag7

Dalam karya berjudul Eat Shit and Die itu, Awan membalut senapan dengan tempelan tuts-tuts keyboard komputer. Untuk karyanya itu, Awan menggunakan 300 papan tik komputer bekas. Karya Awan itu menyimbolkan apa yang kini dikenal sebagai keyboard warrior, orangorang yang berlindung di balik identitas anonim di dunia maya untuk menyebarkan kebencian dan kekerasan.

”Seperti AK-47 yang digunakan teroris, media sosial kini digunakan sebagai senjata yang ampuh dan menjangkau seluruh dunia,” ujar Awan. Ada yang betul-betul berani—lepas bebas menafsirkan monumen dalam bentuk abstrak. Karya Ivan Sagito, The Body Line in the Body, berupa tumpukan ramping belitan, tusuk-menusuk kayu-kayu sonokeling terasa kuat dan enak dipandang mata.

 

Categories
Berita

Menafsir Ulang Monumen Bag6

Beberapa karya berusaha melepaskan diri dari sosok monumen fguratif—tapi masih menyuguhkan monumen dalam bentuk simbol-simbol atau imitasi benda-benda yang memiliki konteks sosial yang kuat. Simaklah karya Teguh S. Priyono berjudul LOVE. Teguh membuat empat benda dari aluminium yang membentuk huruf L-O-VE di dinding. Namun huruf tersebut terbuat dari simbol militer atau kekerasan.

Huruf L terbentuk dari pistol laras pendek, O dari helm tentara, V dari pisau lipat, dan E dari garu. ”Saya mencoba menghindari konvensi patung pada umumnya yang monolit, masif, dan dingin,” ucap Teguh. Di sudut lain, Awan P. Simatupang menghadirkan 60 rangkaian senapan AK-47 yang tergantung di langit-langit dan membidik satu titik.

Categories
Parenting

Tahapan Persalinan Normal Bag2

Di fase aktif, frekuensi dan lama kontraksi akan terus meningkat secara bertahap. Jika kontraksi rahim baik, setiap jamnya pembukaan akan bertambah sekitar 1 cm. Kontraksi dianggap baik atau memadai jika terjadi tiga kali atau lebih dalam waktu 10 menit dan masingmasing berlangsung sela ma 40 detik atau lebih. Saat terjadi kontraksi, dari vagina Mama juga akan keluar darah, lendir, serta air ketuban (pembukaan di atas 5 cm). Jika ketuban pecah sebelum pembukaan mencapai 5 cm, dokter akan mengatakan terjadi ketuban pecah dini (KPD).

“ lowongan kerja magang ke Jepang gratis untuk lulusan SMA/SMK “ ~ upstory ~

KALA 2 Tahap ini disebut juga fase pengeluaran bayi. Kala 2 dimulai ketika pembukaan serviks sudah lengkap (10 cm) dan berakhir saat bayi sudah dilahirkan. Dokter atau bidan akan memastikan pembukaan sudah lengkap dengan cara melakukan pemeriksaan dalam atau melihat kepala bayi sudah tampak di vagina. Bila ini kelahiran pertama, proses pengeluaran bayi biasanya berlangsung sekitar 1,5-2 jam. 6ementara, bagi Mama yang sudah pernah melahirkan, kala 2 bisa terMadi dalam hitungan menit hingga dua jam.

Di fase ini, ketuban sudah pecah atau baru pecah spontan. Mama merasakan adanya peningkatan tekanan pada rektum dan vagina, karena posisi janin sudah berada di ujung jalan lahir. Kontraksi terjadi lebih sering, yaitu 3-4 kali tiap 10 menit. 6aat terMadi kontraksi, Mama akan merasakan munculnya dorongan ingin mengejan, tetapi harus ditahan sebelum dokter mengatakan Mama boleh mengejan.

Mama juga akan merasakan sensasi seperti terbakar pada perineum (area antara vagina dan anus), karena jaringannya telah meregang akibat dorongan janin. Dokter akan terus memantau penampakan kepala bayi melalui vagina. Terkadang dokter akan melakukan epi siotomi atau sayatan pada perineum untuk membuka jalan lahir bagi janin agar ia lebih mudah keluar.

Saat sebagian besar kepala bayi sudah terlihat (crowning), dokter akan menyuruh Mama untukw mendorong dengan kekuatan maksimal. Proses mendorong ini biasanya dilakukan beberapa kali sampai tubuh bayi keluar seluruhnya. Selamat, ya, Ma, si kecil sudah lahir! KALA 3 Fase ini terjadi setelah bayi lahir lengkap hingga plasenta keluar seluruhnya. Sekitar dua menit pascapersalinan, dokter akan memotong tali pusat. Sementara itu, proses pengeluaran plasenta sendiri biasanya berlangsung antara lima sampai 30 menit.

Categories
Parenting

Tahapan Persalinan Normal

Persalinan normal merupakan proses melahirkan paling ideal karena dilakukan secara alami. Artinya, bayi keluar melalui jalan lahir (vagina), tidak perlu menggunakan obat-obatan, risiko perdarahan kecil, dan proses pemulihan Mama berlangsung cepat. Selain itu, proses persalinan normal juga turut merangsang kelenjar susu untuk memproduksi kolostrum dan ASI yang diperlukan oleh bayi sejak ia dilahirkan.

“ info lengkap beasiswa kuliah di Jerman gratis untuk S2-S3 “ ~ upstory.org ~

Bayi yang dilahirkan secara normal pun, umumnya memiliki daya tahan tubuh yang kuat terhadap alergi dan risiko yang rendah untuk menderita asma. Saat kehamilan Mama memasuki usia 37 minggu, artinya janin sudah siap untuk dilahirkan. Di saat ini, Mama tinggal menunggu munculnya tanda tanda persalinan, seperti: kontraksi, ketuban pecah, pembukaan mulut rahim, dll. untuk memastikan bahwa waktu melahirkan sudah tiba.

Mama yang baru melahirkan untuk pertama kali, umumnya akan menjalani proses persalinan cukup panjang, sekitar 10-20 jam. 6ementara, Mama yang pernah melahirkan normal sebelumnya, biasanya melalui proses persalinan yang jauh lebih cepat, cukup bebera pa jam saja. Yuk, pahami seperti apa tahapan persalinan normal yang terbagi ke dalam empat tahap yang disebut Kala ini!

KALA 1 Tahap ini disebut juga fase pembukaan, karena merupakan waktu terjadinya pembukaan serviks (mulut rahim) dari nol hingga lengkap. Kala 1 terbagi lagi ke dalam dua fase, yaitu: Fase Laten Ini adalah saat terjadinya pembukaan mulut rahim dari nol sampai tiga cm. Proses ini berlangsung sejak awal kontraksi yang menyebabkan penipisan dan pembukaan serviks secara bertahap.

Umumnya, proses ini berlangsung selama delapan jam. Lebih dari itu, dokter akan meng anggap Mama tengah menjalani persalinan dengan kala 1 lama. Ada beberapa faktor yang me nyebabkan pembukaan mulut rahim berjalan sangat lambat sehingga kala 1 berlangsung lama, yaitu: – Kelainan letak janin, seperti: sungsang, melintang, presentasi muka, dahi, dan puncak kepala.

– Kelainan panggul, seperti: rongga panggul (pelvis) terlalu kecil dan cephalopelvic disproportion (CPD). – Kelainan his (kontraksi), yakni ketika kontraksi berlangsung lama (inersia uteri), terlalu kuat (inersia uteri sekunder), ataupun tidak terkoordinasi antara bagian atas, tengah, dan bawah (incoordinate uteri action). Fase Aktif Ini adalah saat terjadinya pembukaan mulut rahim dari empat sampai 10 cm (lengkap). Prosesnya berlangsung lebih cepat dibandingkan fase laten, yakni sekitar enam jam.